Doa Cahaya untuk Kesembuhan (Ittishal Pengobatan)

Doa Cahaya untuk Kesembuhan

Doa ini adalah permohonan untuk tersambung kepada Cahaya Nabi ﷺ melalui Nur Muhammad yang menjadi sumber kesembuhan, dan dari sana hati, jiwa, serta jasad mendapat ketenangan, ketundukan, dan pemulihan.
Dibaca dalam keadaan tenang, sambil menarik napas perlahan, lalu menghembuskannya dengan penuh keyakinan.


🌿 1. Redaksi Doa (Untuk Diri Sendiri)

Arab

اللهم نورًا على نور
صلِّ وسلم وبارك على سيدنا محمد، نور الشفاء
وصلني بنوره المتصل بنورك
وبه اشفِ كلَّ مرضٍ في جسدي وقلبي ونفسي


Latin sederhana tanpa harokat

Allahumma nuran ‘ala nur.
Sholli wa sallim wa barik ‘ala Sayyidina Muhammad, nuri asy-syifa.
Wasilni bi nurihi al-muttashil bi nurika.
Wa bihi ishfi kulla maradin fi jasadi wa qalbi wa nafsi.


Terjemah

Ya Allah, cahaya di atas cahaya.
Limpahkan shalawat, salam, dan berkah atas junjungan kami Muhammad, cahaya penyembuh.
Sambungkan aku dengan cahayanya yang tersambung kepada cahaya-Mu.
Dan dengan cahaya itu, sembuhkan seluruh penyakit dalam tubuhku, hatiku, dan jiwaku.


🌿 2. Versi Doa untuk Mendoakan Orang Lain

Ketika mendoakan orang lain, cukup tambahkan namanya pada bagian terakhir.

Arab

اللهم نورًا على نور
صلِّ وسلم وبارك على سيدنا محمد، نور الشفاء
وصلني بنوره المتصل بنورك
وبه اشفِ كلَّ مرضٍ في جسدِ (فلان) وقلبِه ونفسِه

فلان = sebut nama orang yang sakit)


Latin sederhana tanpa harokat

Allahumma nuran ‘ala nur.
Sholli wa sallim wa barik ‘ala Sayyidina Muhammad, nuri asy-syifa.
Wasilni bi nurihi al-muttashil bi nurika.

Wa bihi ishfi kulla maradin fi jasadi (sebut nama orang yang sakit) wa qalbihi wa nafsihi.


🌿 Tata Cara Pengamalan Ittishal Pengobatan

Doa Cahaya untuk Kesembuhan

Amalan ini dilakukan dengan niat tersambung kepada Cahaya Nabi Muhammad ﷺ, memohon keberkahan kesembuhan melalui Nur beliau yang muttashil kepada Nur Ilahi.


1️⃣ Membaca Wasilah Al-Fatihah kepada Kanjeng Nabi ﷺ

Sebelum memulai doa, bacalah Surat Al-Fatihah sebagai wasilah untuk Kanjeng Nabi Muhammad ﷺ.

Niatnya dalam hati:
“Ya Allah, hamba hadiahkan Al-Fatihah ini sebagai wasilah kepada Kanjeng Nabi Muhammad ﷺ agar Engkau bukakan pintu cahaya dan syifa’.”


2️⃣ Menghadiahkan Al-Fatihah kepada Yang Sakit

Bacalah sekali lagi Surat Al-Fatihah sebagai hadiah cahaya untuk orang yang sedang sakit (menyebut nama lengkapnya di dalam hati).

Ini agar doa Ittishal Pengobatan masuk ke tubuh, hati, dan jiwa orang yang sakit sebagai tenaga penyembuh.


3️⃣ Membaca Doa Ittishal Pengobatan

Gunakan redaksi yang sudah Ummi berikan sebelumnya. Boleh dibaca:

  • 100 kali setiap hari

  • Jika memungkinkan, amalkan sampai: sembuh, atau minimal 3, 9, atau 41 hari, sesuai kondisi.


4️⃣ Untuk Kasus Berat

Bila penyakit berat atau sudah lama:

  • Disarankan membaca 1000 kali setiap hari,

  • Ditambah membaca Al-Fatihah 7 kali setelah selesai wirid untuk menutup amalan.

Amalan ini sangat kuat bila dibaca oleh keluarga, teman, atau orang yang mencintainya, karena energi doa mengalir melalui hubungan kasih sayang.


5️⃣ Waktu Paling Utama

Meskipun bisa dibaca kapan saja, yang paling utama:

  • Setelah shalat fardhu

  • Setelah shalat malam

  • Atau ketika menjaga pasien dalam keadaan tenang


6️⃣ Cara Meniupkan Doa

Jika yang sakit ada di dekatmu:

  • Setelah selesai membaca doa, tiupkan ringan ke kedua telapak tangan

  • Usapkan ke wajah, dada, atau bagian yang sakit

  • Niatkan: “Ya Allah, ini cahaya syifa’ dari Nur Muhammad ﷺ.”

Jika yang sakit jauh:

  • Tiupkan ke arah kanan sambil membayangkan cahaya lembut menuju orang tersebut


7️⃣ Adab Batin Saat Mengamalkan

  • Tenangkan hati

  • Hadirkan keyakinan penuh

  • Bayangkan tubuhmu tersambung pada cahaya lembut dari Kanjeng Nabi ﷺ

  • Rasakan keamanan, pelukan, dan rahmat

Karena kesembuhan tidak hanya untuk tubuh, tapi juga untuk hati dan jiwa.

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *