Sholawat an-Nūr al-Ḥaqq (Sholawat Cahaya Kebenaran – Pemecah Karang Kesadaran)
🌿 Pengantar
Sholawat ini lahir dari tafakkur atas ayat suci:
وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۖ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا“Dan katakanlah: Telah datang kebenaran dan lenyaplah kebatilan. Sungguh, kebatilan itu pasti lenyap.”
(QS. Al-Isrā’: 81)
🌸 Teks Arab Sholawat an-Nūr al-Ḥaqq (Sholawat Cahaya Kebenaran)
🌿 Latin tanpa harakat
Bismillahi nurin nur, bihi yazharul haqqu wa yazulul batil.
Ya Nabiyya an-nuri wal haqq, sholli wa sallim ‘alaina binurika wa hudaak.
Ihdim ashnaama nafsi, wamh ghaflati wa jahalati,
wa qul: jaa’al haqqu wa zahqal batil, innal batila kana zahuqa.
Fafarartu ilaika ya Allah, fajzhibni ilaika binurika.
Tahhirni binurin tahharta bihi Aliyyan wa Fatimata wa ibnayhima.
Waj‘al qalbi maqarra al-haqqi wa mir’atan ta‘kisu nuraka,
biridhaka ya Nur al-Haqq.
🌕 Terjemahan
Dengan nama Allah, Cahaya dari segala cahaya,
dengan-Nya tampaklah kebenaran dan lenyaplah kebatilan.
Wahai Nabi Cahaya dan Kebenaran,
limpahkanlah shalawat dan salam atas kami dengan cahaya dan petunjuk-Mu.
Hancurkanlah berhala-berhala nafsuku,
hapuskan kelalaianku dan kebodohanku,
dan ucapkanlah: “Telah datang kebenaran, dan lenyaplah kebatilan —
sesungguhnya kebatilan itu pasti lenyap.”
Aku berlari menuju-Mu, ya Allah,
maka tariklah aku kepada-Mu dengan cahaya-Mu.
Sucikanlah aku dengan cahaya yang dengannya Engkau menyucikan ‘Alī, Fāṭimah, dan kedua putra mereka,
jadikanlah hatiku tempat bersemayamnya kebenaran
dan cermin yang memantulkan cahaya-Mu,
dengan keridhaan-Mu, wahai Cahaya Kebenaran.
🌺 Makna Ruhani
-
“Bismillahi nurin nur” → memanggil asal segala kesadaran.
-
“Ihdim ashnaama nafsi” → membongkar berhala batin yang disembah tanpa sadar.
-
“Fafarartu ilayka ya Allah” → gerak jiwa yang lari menuju keheningan asal.
-
“Waj‘al qalbi maqarral haqq” → puncak kesadaran ketika hati menjadi tempat bersemayam kebenaran.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar